4 Jenis Sinusitis Yang Harus Anda Ketahui
4 Jenis Sinusitis Yang Harus Anda Ketahui

4 Jenis Sinusitis Yang Harus Anda Ketahui

Salam sehat! Selamat datang di situs Berita Herbal Indonesia. Pada kesempatan kali ini kami menyediakan informasi seputar kesehatan. Kali ini kami akan membahas tentang “4 Jenis Sinusitis Yang Harus Anda Ketahui“. Anda disini akan mengetahui informasi tentang khasiat dari 4 Jenis Sinusitis Yang Harus Anda Ketahu.

Pengertian Sinusitis

Sinusitis adalah jenis penyakit radang yang yang diakibatkan oleh infeksi sinus. Sinus adalah saluran pada tulang tengkorak yang menghubungkan antara rongga hidung dan rongga mata.

Istilah sinusitis berasal dari kata sinus yang mendapat akhiran itis. Akhiran itis dalam dunia medis merupakan peradangan. Hal ini dapat di lihat bahwa setiap penyakit radang pada bagian tubuh selalu berakhir dengan itis. Contohnya Arthritis (radang sendi), meningitis (radang membran otak), dll.

Di dalam rongga hidung ini meniliki empat jenis sinus. Jenis sinus tersebut adalah:

  • Sinus Frontalis yang terletak di dahi tepat diatas alis mata.
  • Sinus Etmoidalis terletak di hidung yang berada tepat di bagian tengah kedua mata dan merupakan jenis sinus yang paling penting diantara semuanya, karena merupakan fokus infeksi bagi sinus-sinus yang lain
  • Sinus Spenoid terletak dibelakang dahi, yaitu di belakang sinus etmoidalis
  • Sinus Maksilaris terletak di pipi, merupakan jenis sinus yang paling besar diantara sinus-sinus lainnya.

Berdasarkan tingkat keparahannya, sinusitis di kelompokan menjadi 4, yaitu:

  • Sinusitis akut, jika sinusitis timbul secara mendadak dengan gejala seperti pilek, hidung tersumbat dan sakit di bagian wajah yang tidak hilang setelah 10 sampai 14 hari dan biasanya berlangsung kurang dari 4 minggu .
  • Sinusitis subakut, gejala peradangan berlangsung antara 4 sampai 8 minggu.
  • Sinusitis kronis,  gejala radang sinus berlangsung selama 8 minggu atau bahkan lebih lebih.
  • Sinusitis kambuhan, sinusitis jenis ini tidak mudah di sembuhkan dan dapat kambuh sewaktu-waktu. dengan beberapa serangan dalam setahun.

Perlu anda ketahui bahwa penyakit sinusitis memiliki beberapa jenis, dan otomatis cara penanganannya pun juga  berbeda – beda antara penyakit sinusitis yang satu dengan penyakit sinusitis lainnya. Oleh karena itu, anda harus mengetahui mengenai penjelasan yang akan kami jelaskan berikut ini.

  • Sinus frontalis

Jenis penyakit sinus yang  disebut juga dengan sinusitis frontalis.  Penyakit sinus frontal biasanya terletak pada bagian tepat di dahi diatas alis mata yang mana akan mulai terbentuk ketika bulan ke empat fetus. Perlu anda ketahui bahwa sinus frontal mulai tumbuh dan berkembang ketika seseorang sudah memasuki umum antara 8 sampai 10 tahun dan kemudian sinus tersebut akan mencapai ukuran maksimalnya ketika anda sudah berusia kurang lebih 20 tahun.

Biasanya ukuran sinus sebelah kanan maupun sinus sebelah kiri tidak simetris, yang mana biasanya ukurannya akan lebih besar di antara ukuran sebelahnya dan sinus tersebut dipisahkan oleh suatu sekat yang berada di garis tengah. Diketahui bahwa kurang lebih sekitar 15 persen orang dewasa hanya akan memiliki satu sinus frontal.

Orang yang mengalami sinusitis frontalis biasanya akan mengalami rasa nyeri dan juga akan mengalami rasa sakit di bagian dahi yang mana disebabkan oleh virus yang sudah menginfeksi saluran pernapasan dan selanjutnya membuat dahi anda akan kelihatan seperti membengkak.

  • Sinus etmoidalis

Jenis penyakit sinusitis yang disebut dengan sinus etmoid. Sinus etmoid perlu anda ketahui bahwa sinus jenis memiliki memiliki berbagai variasi dibandingkan dengan jenis sinus sebelumnya dan juga dianggap sinus yang memiliki peranan paling penting di dalam saluran pernapasan.

Kenapa demikian? Karena sinus etmoid merupakan sesuatu seperti pengontrol yang mana sinus ini akan menjadi atau memfokuskan jenis – jenis sinus lainnya. Seseorang yang terkena penyakit sinusitis etmoid, biasanya dia akan langsung mengalami sakit kepala atau pusing dikarenakan sinus etmoid yang merupakan bagian penting dan nantinya kemungkinan akan menjalar ke bagian sinus lainnya jika tidak segera ditangani secepatnya dan ditangani dengan tepat.

  • Sinus spenoidal

Jenis penyakit sinusitif yang terakhir yaitu disebut dengan sinus stefoid. Sinus spenoid ini pada dasarnya terletak di bagian belakang os etmoidalis dan kemudian sinus ini akan dibagi menjadi dua oleh sekat yang disebut dengan eptum intersfenoi.

Adapun penyebab yang ditimbulkan penyakit sinus di bagian ini adalah hampir sama dengan penyebab yang bisa ditimbulkan oleh jenis sinus lainnya, seperti pusing, sakit kepala, dan juga akan mengakibatkan hidung tersumbat yang harus segera diobati agar tidak semakin parah yang nantinya malah bisa menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan kita. Selain itu sinusitis juga dibagi berdasarkan dengan tingkat keparahan atau seberapa parah penyakit sinus tersebut menyerang seseorang.

  • Sinus maksilaris

Jenis penyakit sinusitis yang  disebut dengan sinus maksilaris atau ada juga yang menyebutnya dengan sinusitis maksilaris. Penyakit sinus maksilaris merupakan penyakit sinus yang paling besar dan nantinya akan membentuk seperti piramid, ostium sinus maksilaris yang letaknya yaitu berada di sebelah bagian superior dinding medial sinus dan nantinya akan berakhir pada hiatus semilunaris yang kemudian nantinya akan melalui infundibulum etmoid.

Seseorang yang terkena penyakit sinusitis maksilaris biasanya akan mengalami sakit yang amat sangat di bagian wajah. Umumnya penyakit ini lebih sering di alami oleh seseorang yang biasanya sering keluar malam karena terkena udara dingin. Tentunya jika anda terkena penyakit sinusitis maksilaris maka akan relatif sulit disembuhkan dan akan berlangsung dalam jangka waktu yang lumayan lama  juga mengenai batuk berdahak disertai nyeri dada.

Penyebab Sinusitis

Sinusitis dapat di sebabkan oleh infeksi saluran napas bagian atas, alergi hidung atau penyebab lain mengakibatkan penyumbatan pada lubang lintasan dari sinus ke hidung dan tenggorok mengakibatkan lendir tertimbun di sinus. Lendir ini merupakan media yang sangat baik untuk pertumbuhan bakteri atau jamur yang menyebabkan sinusitis.

Gejala Sinusitis

  • Sinusitis Frontal

Gejala sinusitis frontal sedikit berbeda, tergantung pada penyebabnya. Rasa lelah, demam, nyeri otot, dan sakit tenggorokan lebih mungkin menandakan infeksi virus daripada infeksi bakteri.

Seseorang yang paling mungkin memiliki sinusitis virus akut jika gejala telah berlangsung kurang dari 10 hari dan tidak semakin parah.

Seseorang kemungkinan besar menderita sinusitis bakteri jika gejala tidak membaik atau memburuk setelah 10 hari.

Jika gejala bertahan lebih lama dari beberapa bulan, sinusitis frontalis lebih mungkin terjadi akibat masalah struktural, seperti septum yang menyimpang atau polip hidung.

  • Gejala sinusitis Etmoidalis

Sebenarnya untuk gejala dari Gejala Sinus Etmoidalis maupun sinus jenis lain memang terdapat beberapa kemiripan atau kesamaan, namun anda masih dapat membedakannya dengan mengetahui informasi berikut ini:

Merasa nyeri ketika wajah ditekan, hidung tersumbat di sini lebih dari sekedar ketika anda akan mengalami flu atau pilek. Hidung tersumbat yang di derita oleh orang yang terindikasi terkena Gejala Sinus Etmoidalis adalah lendirnya berwarna hijau dan teksturnya lebih kental.

Pada saat lendir yang anda punya mengalir ke tenggorokan, kemungkinan akan menyentuh pita suara anda sehingga nantinya akan memicu terjadinya batuk.

  • Gejala sinusitis Spenoidal

Nyeri dibelakang mata, pada puncak kepala, pada pelipis akan mengakibatkan dia terkena sakit kepala dan juga mudah pusing.

Gejala lain yang juga bisa timbul yaitu akan menyebabkan hidung tersumbat dan atau hidung pilek. Mengalami daya penciuman anda yang semakin menurun.

Biasanya hal ini hampir sama dengan ketika anda mengalami pilek, namun seseorang yang terindikasi mengalami penyakit sinus maka daya penciumannya akan turun drastis.

Hal ini diakibatkan oleh pembengkakan yang terjadi pada area selaput hidung sehingga kemudian akan menghambat molekul bau yang akan anda hirup untuk nantinya bisa mencapai receptor penciuman. Baca mengenai penyebab paru-paru sakit jika batuk.

  • Gejala sinusitis Maksilaris

Mengalami hidung tersumbat atau hidung mampet, Adanya ingus yang memiliki bau yang tajam, Anda mengalami sakit pada bagian dahi dan juga pada sekitar wajah.

Perlu anda ketahui bahwa infeksi sinus yang terjadi dapat mengakibatkan otot – otot yang ada di sekitarnya dapat mengalami pembengkakan, kemudian anda akan merasakan sensasi nyeri yang berada pada daerah di sekitar wajah anda ketika anda menekannya.

Biasanya penanganan awal yang dilakukan oleh orang yang terindikasi mengalami sinusitis ini akan diberikan obat yang berfungsi untuk menghilangkan rasa nyeri.

Gejala-gejala utama penyakit Sinusitis diantaranya merupakan:

  1. Hidung tersumbat dan berair disertai Keluarnya lendir kental warna kuning atau kehijauan lewat hidung atau langit-langit tenggorokkan.
  2. Nyeri dan rasa tertekan pada daerah sinus yang terkena. Rasa nyeri dipicu bila daerah tersebut diketuk dengan jari (nyeri ketuk) atau apabila kepala digelengkan dengan kuat.
  3. Sinusitis makilaris akan menimbulkan nyeri di pipi dan gigi atas,
  4.  Nyeri pada dahi bawah dan alis mata adalah sinusitis frontalis.
  5. Nyeri dibelakang mata, pada puncak kepala, pada pelipis oleh karena Sinusitis sphenoid.
  6.  Nyeri dibalik mata oleh sinusitis ethmoid.

Terima kasih telah berkunjung dan membaca tentang “4 Jenis Sinusitis Yang Harus Anda Ketahui” di situs kami, selamat mencoba dan semoga informasi ini bermanfaat! Salam Sehat.

Posted by : Berita Herbal Indonesia

4 Jenis Sinusitis Yang Harus Anda Ketahui

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *