Jantung – Page 2 – Berita Herbal Indonesia
Aritmia – Penyebab, Gejala dan Jenisnya

Aritmia – Penyebab, Gejala dan Jenisnya

Aritmia menggambarkan detak jantung yang tidak teratur – jantung mungkin berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, terlalu dini, atau tidak teratur.

Aritmia terjadi ketika sinyal listrik ke jantung yang mengkoordinasikan detak jantung tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Misalnya, beberapa orang mengalami detak jantung yang tidak teratur, yang mungkin terasa seperti jantung yang berdetak atau berdebar.

Banyak aritmia jantung tidak berbahaya; Namun, jika mereka sangat abnormal, atau hasil dari jantung yang lemah atau rusak, aritmia dapat menyebabkan gejala serius dan bahkan berpotensi fatal.

Fakta tentang aritmia

  • Beberapa aritmia tidak memiliki gejala yang terkait.
  • Gejala aritmia sering termasuk pusing, sesak napas, dan palpitasi.
  • Penyebab aritmia bervariasi dan termasuk diabetes, tekanan mental, dan merokok.
  • Denyut jantung yang lambat tidak selalu merupakan tanda penyakit.

Apa Itu Aritmia?

Aritmia jantung, juga dikenal sebagai detak jantung yang tidak teratur atau disritmia jantung, adalah sekelompok kondisi di mana denyut jantung tidak teratur, terlalu lambat, atau terlalu cepat.

Ada beberapa jenis artitmia, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Detak jantung lambat: bradikardia.
  • Detak jantung cepat: takikardia.
  • Detak jantung tidak teratur: flutter atau fibrilasi.
  • Detak jantung dini: kontraksi prematur.

Kebanyakan aritmia tidak serius, tetapi beberapa dapat mempengaruhi individu untuk terserang stroke atau jantung.

Penyebab Aritmia

Setiap gangguan terhadap impuls listrik yang menyebabkan jantung berkontraksi dapat menyebabkan aritmia. Untuk orang dengan hati yang sehat, mereka harus memiliki denyut jantung antara 60-100 denyut per menit saat beristirahat.

Atlet olimpiade, misalnya, biasanya akan memiliki detak jantung istirahat di bawah 60 denyut per menit karena hati mereka sangat efisien.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan aritmia, diantaranya adalah:

  • diabetes
  • merokok
  • Tekanan mental
  • mengkonsumsi alkohol
  • penyalahgunaan narkoba
  • perubahan struktural hati
  • mengkonsumsi kopi berlebihan
  • hipertensi ( tekanan darah tinggi )
  • penyakit jantung seperti gagal jantung kongestif
  • hipertiroidisme (kelenjar tiroid yang terlalu aktif)
  • jaringan parut pada jantung, sering hasil dari serangan jantung

Orang yang sehat hampir tidak akan pernah menderita aritmia jangka panjang kecuali mereka memiliki pemicu eksternal, seperti penyalahgunaan narkoba atau sengatan listrik. Jika ada masalah mendasar, bagaimanapun, impuls listrik mungkin tidak dapat melakukan perjalanan melalui jantung dengan benar, meningkatkan kemungkinan aritmia.

Gejala Aritmia

Beberapa pasien tidak memiliki gejala, tetapi dokter mungkin mendeteksi aritmia selama pemeriksaan rutin atau pada EKG.

Bahkan jika pasien melihat gejala, itu tidak berarti ada masalah serius; misalnya, beberapa pasien dengan aritmia yang mengancam jiwa mungkin tidak memiliki gejala sementara yang lain dengan gejala mungkin tidak memiliki masalah serius.

Gejala tergantung pada jenis aritmia; kami akan menjelaskan yang paling umum di bawah ini:

Gejala takikardia

Takikardia adalah ketika jantung berdetak lebih cepat dari biasanya; gejala termasuk:

  • sesak napas (dyspnea)
  • pusing
  • sinkop (pingsan, atau hampir pingsan)
  • berkibar di dada
  • sakit dada
  • kepala ringan
  • kelemahan mendadak

Gejala bradikardia

Bradikardia adalah ketika jantung berdetak lebih lambat dari biasanya; gejala termasuk:

  • angina (nyeri dada)
  • kesulitan berkonsentrasi
  • kebingungan
  • kesulitan saat berolahraga
  • pusing
  • kelelahan (kelelahan)
  • kepala ringan
  • palpitasi
  • sesak napas
  • sinkop (pingsan atau hampir pingsan)
  • diaphoresis, atau berkeringat

Gejala fibrilasi atrium

Fibrilasi atrium adalah ketika bilik atas jantung berdetak dalam pola tidak teratur dan tidak selaras dengan ruang bawah. Gejala sering berkembang dengan cepat, meskipun kadang-kadang, tidak ada gejala:

  • angina (nyeri dada)
  • sesak napas (dyspnea)
  • pusing
  • palpitasi
  • sinkop (pingsan, atau hampir pingsan)
  • kelemahan

Komplikasi aritmia

Stroke – fibrilasi (bergetar) berarti jantung tidak memompa dengan benar. Ini bisa menyebabkan darah terkumpul di kolam dan gumpalan bisa terbentuk. Jika salah satu gumpalan mencabut itu mungkin perjalanan ke arteri otak, memblokirnya, dan menyebabkan stroke. Stroke dapat menyebabkan kerusakan otak dan terkadang bisa berakibat fatal.

Gagal jantung – takikardia atau bradikardia berkepanjangan dapat menyebabkan jantung tidak memompa cukup darah ke tubuh dan organ-organnya, kondisi ini adalah gagal jantung. Perawatan biasanya dapat membantu memperbaiki ini.

Pos by:
Berita Herbal Indonesia

Baca juga:

 

Mengetahui 4 Fakta Jenis Penyakit Jantung

Mengetahui 4 Fakta Jenis Penyakit Jantung

Jenis Penyakit Jantung – Kelainan penyakit pada jantung dan juga pembuluh darah dikenal sebagai silent killer, yaitu merupakan penyakit sebagai pembunuh dalam diam. Hal ini dikarenakan kelainan penyakit ini tidak menimbulkan gejala yang berarti, namun penyakit ini dapat merusak tubuh secara perlahan-lahan.

Pola hidup yang tidak sehat memegang peran penting di dalam penyebab dari kelainan penyakit ini, tapi kelainan ini juga ada yang disebabkan oleh faktor genetik.

Jenis Penyakit Jantung

Kelainan penyakit jantung tidak hanya satu jenis saja, kelainan penyakit jantung terdiri dari beberapa jenis dan memiliki penyebab yang berbeda-beda. Berikut ini adalah beberapa jenis kelainan pada jantung:

1. Penyakit aritmia

Aritmia merupakan suatu penyakit yang  berhubungan dengan irama detak jantung. Penyakit ini menyerang pada impuls. Dimana impuls listrik tersebut berfungsi sebagai pengontrol detak jantung. Ketika impuls listrik tersebut mengalami gangguan, maka akan mengakibatkan irama detak jantung pada manusia tidak teratur.

Penyakit aritmia bisa dibagikan menjadi jenis yaitu artimia takikardia dan bradikardia. takirkardia yaitu irama detak jantung akan berdetak lebih cepat dan tiba-tiba normal atau sebaliknya. Sedangkan bradikardia merupakan kelainan penyakit yang membuat detak jantung lebih lambat.

Penyakit aritmia bisa terjadi tanpa memberikan gejala apapun, tapi terkadang penyakit ini akan memberikan gejala-gejala sebagai berikut

  • Denyut jantung berdetak lebih lambat
  • Denyut jantung berdetak lebih cepat
  • Rasa berdebar di dada
  • Merasa sesak napas
  • Merasa nyeri dada
  • Cepat lelah
  • Pingsan
  • Pusing

Dan berikut ini adalah penyebab dari penyakit aritmia jantung:

  • Efek samping mengkonsumsi obat-obatan
  • Ketidak seimbangan elektrolit
  • Kecanduan cafein & nikotin
  • Penyakit jantung koroner
  • Penyakit kelenjar tiroid
  • Sleep apnea obstruktif
  • Penggunaan narkoba
  • Kecanduan alkohol
  • Penyakit diabetes
  • Hipertesin
  • Polusi
  • Stres

2. Penyakit jantung koroner

Jantung koroner merupakan penyakit yang menjadi penyebab kematian terbesar di dunia. Penyakit jantung koroner ini disebabkan oleh adanya sumbatan pada pembuluh darah utama jantung. Sumbatan ini dikarenakan adanya penumpukan kolestrol dan lemak pada dinding pembuluh darah.

Dengan adanya penumpukan lemak dan kolestrol tersebut akan menghambat jalan darah, menyempitkan pembuluh darah dan mengakibatkan peradangan. Sehingga akibatnya akan mengurangi asupan darah dan oksigen di dalam jantung.

Gejala jantung koroner:

  • Merasakan nyeri dada seperti tertimpa beban berat dan akan menjalar ke leher, lengan, bahu dan juga rahang bawah.
  • Mengeluarkan keringan yang berlebihan padahal tidak sedang beraktivitas apapun.
  • Merasakan sesak napas, terutama pada saat Anda melakukan aktivitas berat.
  • Sering merasakan sakit kepala tanpa ada penyebab yang jelas.
  • Mengalami pembengkakan pada lengan dan kaki.
  • Nafsu makan menurun dan muntah-muntah.
  • Mengalami cemas berlebihan.

Penyebab jantung koroner:

  • Mengalami stres
  • kurang berolahraga
  • Menderita hipertensi
  • Penyakit diabetes melitus
  • Pola hidup yang tidak sehat
  • Terdapat kadar lipid atau kolestrol tinggi

3. Penyakit jantung rematik

Penyakit jantung rematik merupakan penyakit yang menyerang pada katup jantung. Penyakit jantung ini merupakan penyakit yang bersumber dari infeksi demam rematik yang menyerang pada pada tenggorokan.

Terjadinya infeksi demam rematik ini disebabkan oleh streptokokus bertipe A atau bakteri streptococcus pyogenes. Pada saat bakteri tersebut menyerang dan bersarang pada tenggorokan, beberapa bakteri tersebut akan semakin berkembang dan turun dan akan menyerang jantung.

Dengan adanya bakteri turun dan menyerang ke jantung, maka biasanya jantung dan khususnya katup jantung akan terjadi pembengkakan dan akan muncul jaringan parut pada pintu katup.

Berikut ini adalah gejala penyakit jantung:

  • Merasakan pusing
  • Merasakan nyeri dada
  • Cepat merasakan lelah
  • Napas menjadi lebih pendek

Berikut ini adalah penyebab jantung rematik:

  • Gizi buruk atau tubuh kekurangan nutrisi
  • Pola hidup yang tidak sehat
  • Reaksi autoimun
  • Faktor genetik

4. Penyakit jantung bocor

Jantung bocor merupakan kelainan dimana jantung tidak bisa berkembang secara normal, hal ini dapat menyebabkan terganggunya kinerja jantung, penyakit jantung bocor ini biasanya sering terjadi kepada bayi yang baru dilahirkan.

Selama pada masa perkembangannya di dalam kandungan, pertumbuhan dan perkembangan jantung pada bayi tersebut tidak berkembang secara normal, sehingga menyebabkan cacat jantung.

Faktor penyebab jantung bocor:

  • Seorang wanita yang hamil diatas 40 tahun
  • Orang yang mengalami down syndrome
  • Seorang ibu hamil yang terinfeksi virus
  • Kekurangan gizi selama kehamilan
  • Seorang wanita pecandu alkohol

Berikut ini adalah gejala jantung bocor:

  • Mengalami sinosis, yaitu mulut, bibir, serta membran murkosa mengalami warna kebiruan
  • Dasar kuku kaki dan tangan berbentuk cembung atau bulat
  • Pada seorang bayi, biasanya bayi tersebut akan rewel
  • Tumbuh kembang anak terhambat
  • Berat badan susah naik
  • Sering sesak nafas
  • Sering pingsan
  • Mudah lelah

Itulah 4 jenis penyakit jantung, jantung adalah organ yang sangat penting. Maka Anda sangat wajib untuk menjaganya.

Pos by:
Berita Herbal Indonesia

Artikel terkait:

 

Penyebab Jantung Bocor Yang Harus Kamu Ketahui

Penyebab Jantung Bocor Yang Harus Kamu Ketahui

Penyebab jantung bocor – Jantung bocor merupakan suatu kelainan pada struktur jantung, kelainan ini menyebabkan adanya lubang pada sekat jantung. Jantung merupakan salah satu penyakit jantung bawaan, dimana penyakit ini lebih sering di derita oleh anak-anak, tetapi penyakit ini juga sering diderita oleh orang dewasa.

Pada seorang dewasa, jantung bocor lebih sering terjadi karena salah satu katup jantung tidak tertutup atau tidak berfungsi dengan baik. Sedangkan jika terjadi pada seorang anak-anak dan bayi, jantung bocor ini bisa terjadi karena disebabkan oleh lubang diruang kanan dan kiri tidak tertutup secara sempurna.

Kelainan katup jantung

Pada jantung manusia terdapat empat katup, diantaranya adalah katup mitral, aorta, pulmonal, dan trikuspid. Jaringan katup pada jantung ini berfungsi untuk mengatur aliran darah dari satu bagian ke bagian yang lainya. Pada setiap katup terdapat dua sampai tiga kelopak, dimana kelopak tersebut bisa membuka dan menutup.

Kelopak tersebut akan terbuka pada saat darah dipompa antara ruang organ jantung, dan katup tersebut akan tertutup untuk mencegah darah yang telah dipompa kembali masuk ke jantung.

Namun pada saat ada kelainan, katup jantung tersebut tidak menutup secara sempurna. Akibat dari tidak tertutup sempurna, darah yang dipompa yang seharunya berpindah ke organ yang lain, darah tersebut kembali lagi ke jantung. Kondisi inilah yang disebut reguritasi katup jantung atau katup jantung bocor.

Penyebab Jantung Bocor

Pada faktanya, penyakit jantung dari bawaan atau jantung bocor pada bayi yang baru lahir belum diketahui pasti apa penyebabnya. Namun ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan jantung bocor, berikut ini adalah beberapa penyebab jantung:

  • Paparan zat kimia berbahaya
  • Faktor keturunan
  • Faktor genetik
  • Infeksi virus
  • Gaya hidup
  • Efek obat
  • Radiasi

Itu adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan jantung bocor. Jantung merupakan organ tubuh yang sangat penting dan harus Anda jaga kesehatannya.

Sampai disini untuk pembahasan kali ini, semoga bermanfaat dan sampai ketemu di artikel kesehatan yang lainya. Apakah anda memiliki pertanyaan? silahkan tinggalkan komentar dibawah ini.

Ditulis oleh:
Berita Herbal Indonesia

Baca juga:

 

Gejala Jantung Bengkak Yang Paling Sering Terjadi

Gejala Jantung Bengkak Yang Paling Sering Terjadi

Gejala jantung bengkak – Pada awalnya, gejala jantung bengkak tidak akan selamanya timbul, terlebih jika gangguan kesehatan jantung bengkaknya belum terlalu parah. Tetapi tidak menutup kemungkinan Anda angan mengalami beberapa gejala-gejala ringan pada saat awal-awal Anda menderita jantung bengkak.

Kadiomegali atau jantung bengkak bukan merupakan suatu penyakit, terjadinya pembengkakan pada jantung adalah sebagai gejala dari penyakit tertentu. Gejala jantung bengkak bisa berbeda-beda, gejala tersebut tergantung dari penyebab yang menimbulkan pembengkakan pada jantung.

Pada sebagian besar orang yang menderita jantung bengkak tidak akan merasakan gejala apapun, dan sebagian orang akan mengalami beberapa gejala seperti merasakan tidak nyaman pada tubuh.

Tanda Dan Gejala Jantung Bengkak Yang Perlu Anda Ketahui

Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui tanda dan gejala awal jantung bengkak, hal ini dapat membantu Anda untuk mencegah dari mengobatinya sejak masih dini. Karena menangani sejak dini jantung bengkak akan lebih mudah dan cepat ketimbang ketika kondisi jantung bengkak sudah memburuk.

Berikut ini adalah beberapa gejala dan tanda jantung bengkak yang sering terjadi:

  • Kaki dan tungkai mengalami pembengkakan
  • Gangguan irama detak jantung (arimia)
  • Palpitasi (jantung berdebar-debar)
  • Berat badan bertambah
  • Merasakan nyeri dada
  • Cepat merasa lelah

Tingkat gejala jantung bengkak akan berbeda setiap orang. Ada yang tidak sama sekali merasakan gejala dan ada juga orang yang yang hanya merasakan gejala ringan pada bebera waktu. Tetapi jika jantung bengkak kondisinya semakin parah, maka gejala yang paling sering terjadi adalah sesak nafas yang terus memburuk.

Penyebab jantung bengkak

Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan jantung bengkak:

  • Irama detak jantung yang tidak normal
  • Menderita gangguan katup jantung
  • Penyakit jantung bawaan
  • Kelainan otot jantung
  • Tekanan darah tinggi
  • Jarang berolahraga
  • Jantung koroner
  • Anemia

Jika Anda merasakan gejala-gejala seperti diatas, kami sarankan agar Anda segera memeriksakan ke dokter. Terlebih jika Anda sudah merasakan gejala berat seperti sesak nafas, sakit dada, mudah lelah dan pingsan. pasien harus segera mdapatkan perawatan.

Pos by:
Berita Herbal Indonesia

Artikel terkait:

Mengetahui Ciri-ciri dan Penyebab Jantung Lemah

Mengetahui Ciri-ciri dan Penyebab Jantung Lemah

Di dalam bahasa kedokteran, masalah jantung lemah disebut dengan penyakit kardiomiopati. Kondisi jantung lemah terjadi pada saat otot jantung mengalami penebalan, membesar, sehingga akan berubah menjadi kaku. Untuk menghindari penyakit penyakit jantung lemah sedini mungkin, Anda harus mengenali Ciri-ciri dan faktor penyebab jantung lemah.

Apa Penyebab Seseorang Bisa Menderita Jantung Lemah (Kardiomipati)?

Penyakit jantung lemah dapat terjadi pada siapa saja, meski penyakit ini lebih sering dialami oleh seorang anak-anak. Untuk penyebab penyakit jantung lemah ini sering tidak diketahui.

Tetapi, banyak faktor risiko yang berkontribusi pada setiap perkembangan kardiomiopati (jantung lemah). Diantara faktor tersebut, diantaranya seperti:

  • Memilikikeluarga yang memiliki riwayat penyakit jantung lemah, serangan serangan jantung atau gagal jantung.
  • Diabetes
  • Obesitas
  • Syaraf kejepit
  • Memiliki riwayat tekanan darah tingikronis
  • Mengkonsumsi dan penyalahgunaan obat-obatan diantaranya sepertikokain, amfetamin, dan seteroid.
  • Mengalami gangguan tiroid
  • Ketergantungan alkohol

Selain itu, jantung lemah juga dapat terjadi pada seseorang yang memiliki riwayat jenis penyakit jantung yang lainya. Penyakit jantung tersebut diantaranya seperti penyakit arteri koroner, serangan jantung, amiloidosis dan miokarditis (radang otot jantung).

Ciri-ciri Jantung Lemah

Pada saat masih tahap awal, jantung lemah mungkin tidak akan menimbulkan gejala apapun. Dalam beberapa kasus, seseroang yang mengetahui bahwa dirinya menderita penyakit jantung lemah (kardiomiopati) secara tidak sengaja. Misalnya, pada saat Anda akan mendiagnosis kondisi kessehatan yang lain.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, penyakit jantung lemah (kardiomiopati) akan mulai memberikan berbagai gejala. Pada kasus yang sudah parah, kondisi jantung lemah tidak mampu untuk memompa darah menuju ke jaringan dan juga organ tubuh. Jika kondisi ini sudah terjadi, maka akan menyebabkan beberapa gejala diantaranya seperti:

  • Merasakan sesak nafas, bahkan kondisi ini bisa terjadi pada saat Anda tidak melakukan aktivitas apapun.
  • Anda akan cepatmerasa lelah.
  • Mengalami pembengkakan pada pergelangan tangan, kaki,tungkai, perut dan juga pembuluh darah pada leher.
  • Batuk-batuksaat berbaring.
  • Mengalami sakit kepala ringan, pusing, bahkanpingsan.
  • Merasakan nyeri dada, terutamapada saat setelah melakukan aktivitas fisik atau makan berat.
  • Merasakan cemas, dan detak jantung berlebihan.

Jika Anda mengalami beberapa gejala atau menderita semua gejala seperti diatas, lebih baik Anda segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Karena jika dibiarkan, gejala tersebut akan semakin memburuk dan dapat menimbulkan komplikasi.

Ditulis oleh:
Berita Herbal Indonesia

Ternyata Kayu Manis Sangat Baik Untuk Kesehatan Jantung

Ternyata Kayu Manis Sangat Baik Untuk Kesehatan Jantung

Beritaherbal.com – Kayu manis merupakan rempah-rempah yang memiliki nama ilmiah (Cinnamomum zeylanicum) kayu manis berasal dari Srilangka dan lama kelaman kayu manis masuk ke pulau jawa sehingga sampai saat ini tersebar luas ke Sulawesi, Flores, Timor, Bali dan juga Sumatera. Tidak hanay tersebar di Indonesia saja, kayu manis juga sudah tersebar sampai ke luar negri seperti India Selatan,Brazil hingga ke Madagaskar.

Kayu manis sering digunakan sebagai bahan penyedap dan juga pewangi dalam masakan, minuman. Selain itu, kayu manis sering digunakan sebagai bahan aditif pada pembuatan obat-obatan, parfum, serta dapat Anda olah menjadi anti-mikroba.

Selain dapat ditemukan di hutan, pada saat ini kayu manis juga sudah banyak di budidayakan di kebun dan juga tegalan.

Manfaat Kayu Manis Untuk Kesehatan Jantung

Selain sering digunakan sebagai penyedap dan pewangi pada makanan, kayu manis juga memiliki kandungan senyawa yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Salah satu manfaat kayu manis adalah untuk menjaga kesehatan jantung. Mari kita simak penjelasannya dibawah ini.

Apa manfaat kayu manis untuk kesehatan jantung?

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli, rempah-rempah kayu manis memiliki kandungan senyawa Sinamaldehid, dimana kandungan senyawa ini merupakan turunan dari senyawa fenol.

Di dalam kandungan sinamaldehid memiliki anti-agregasi platelet dan juga sebagai vasodilasator secara in vitro. Kandungan senyawa ini memiliki peran yang sangat penting dalam mengatasi penumpukan plak pada pembuluh darah.

Bagaimana caranya untuk menikmati manfaat dari kayu manis?

manfaat teh kayu manis untuk jantungMenurut para ahli gizi yang berasal dari Nutrition Center of Beltsville menemukan bahwa seseorang pasien diabetes mengalami penurunan pada kadar gula darah setelah dia mengkonsumsi bubuk kayu manis selama 40 hari berturut-turut.

Selain mengalami penurun kadar gula, jantung pada pasien tersebut juga terus mengalami perbaikan pada kesehatan jantungnya.

Anda juga dapat menikmati manfaat dari kayu manis ini dengan cara mengkonsumsi teh kayu manis. Untuk cara pembuatannya, Anda dapat menyeduh bubuk kayu manis dengan air hangat, Anda juga dapat menambahkan madu murni ke dalam seduhan teh kayu manis tersebut.

Mungkin itu saja yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan jangan lupa share jika artikel ini bermnafaat.

Ditulis oleh:
Berita Herbal Indonesia

Artikel terkait:

Fakta Manfaat Daun Sirsak Untuk Kesehatan Jantung

Fakta Manfaat Daun Sirsak Untuk Kesehatan Jantung

Manfaat daun sirsak untuk kesehatan jantung – Mungkin masih banyak orang yang belum mengetahui apa saja manfaat yang diberikan oleh daun sirsak ini. Padahal daun sirsak sudah sejak lama sering digunakan sebagai ramuan obat herbal alami. Tidak hanya di Indonesia saja, daun sirsak juga sering digunakan oleh masyarakat dunia.

Banyak sekali khasiat yang diberikan oleh daun sirsak, dinataranya adalah dapat membantu untuk mengatasi penyakit jantung, kulit, kanker, tumor dan membantu menambah daya tahan tubuh serta masih banyak lagi khasiat yang lainya.

Di dalam daun sirsak terdapat kandungan senyawa diantaranya seperti kalsim, fruktosa, protein, vitamin B, vitamin A dan masih banyak kandungan yang lainya.

Manfaat Daun Sirsak Untuk Kesehatan Jantung

Ada beberapa cara untuk menyehatkan jantung, diantaranya adalah mengkonsumsi makanan sehat, olahraga secara rutin. Berikut ini adalah beberapa manfaat daun sirsak untuk kesehatan:

1. Mencegah Penyakit Jantung dan Saraf

Manfaat pertama dari daun sirsak adalah untuk mencegah penyakit jantung dan juga saraf. Daun sirsak dapat melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan metabolisme, dan mencegah kerusakan terjadinya kerusakan pada saraf.

Hal ini dapat menjaga jantung agar selalu berfungsi dengan baik sekaligus untuk mencegah terjadinya kerusakan saraf.

2. Menurunkan Kadar Glukosa

Daun sirsak bisa Anda jadikan sebagai minuman teh. Jika Anda mengkonsumsi teh daun sirsak secara rutin dan teratur, itu sangat baik untuk membantu mengatasi penyakit hati dan dapat membantu untuk merangsang hormon insulin. Dimana hormon insulin tersebut dapat membantu sel beta pada pankreas.

Selain dapat membantu mengatasi penyakit jantung, mengkonsumsi air teh daun sirsak juga dapat membantu mengubah glukosa menjadi energi. Hal ini dapat mencegah terjadinya serangan jantung.

3. Sumber Anti Inflamasi dan Anti Mikroba

Daun sirsak merupakan salah satu sumber anti-inflamasi dan juga anti-mikroba yang sangat berperan penting dalam sistem kesehatan manusia.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli menunjukan bahwa daun sirsak merupakan herbal alami yang sangat baik sangat dijadikan untuk membantu mengatasi infeksi yang terjadi di dalam tubuh tubuh, diantaranya seperti organ infeksi jantung.

4. Menurunkan kolestrol

Kadar kolestrol yang tinggi di dalam tumbuh merupakan salah satu penyebab adanya hambatan aliran darah yang berasal dari jantung menuju ke seluruh bagian tubuh begitu pun juga sebaliknya.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka akan membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah, hal ini dapat mengakibatkan kesehatan jantung bermasalah. Sehingga akan meningkatkan resiko serangan jantung, jantung koroner dan gagal jantung.

Itulah penjelasan tentang manfaat daun sirsak untuk kesehatan jantung. Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk share ke sosial media Anda.

Ditulis oleh:
Berita Herbal Indonesia

Baca Juga:

5 Fakta Manfaat Jeruk Lemon Untuk Kesehatan Jantung

5 Fakta Manfaat Jeruk Lemon Untuk Kesehatan Jantung

Manfaat jeruk lemon untuk kesehatan jantung – Lemon merupakan salah satu jenis buah yang memiliki kandungan mineral serta vitamin yang sangat tinggi. Karena kedua kandungan tersebut sangt penting untuk kesehatan tubuh. Selain itu, buah lemon juga dikenal tinggi akan kandungan antioksidan yang sangat tinggi.

Buah lemon sudah sejak lama dikenal sebagai buah yang memiliki manfaat besar, di dalam buah ini mengandung anti bakteri dan juga anti viral. Buah lemon tidak hanya bermanfaat untuk menurunkan berat badan, namun ternyata buah lemon juga memiliki manfaat untuk pencernaan dan juga lesejatam jantung.

Kandungan Nutrisi Buah Lemon

Sebelum kita membahas lebih rinci tentang manfaat jeruk lemon untuk kesehatan jantung, kita akan membahas terlebih dahulu kandungan nutrisi yang terdapat pada jeruk lemon. Silahkan simak penjelasannya dibawah ini.

Buah lemon dikenal dengan buah yang memiliki sejuta manfaat untuk kesehatan. Hal ini dikarenakan di dalam jeruk lemon terdapat kandungan nutrisi yang lengkap. Beberapa kandungan nutrisi yang terdapat di dalam buah lemon diantaranya adalah:

  • Vitamin C
  • Vitamin E
  • Vitamin B1
  • Vitamin B2
  • Vitamin B3
  • Vitamin B5
  • Vitamin B6
  • Vitamin B7
  • Vitamin B9

Kandungan mineral jeruk lemon:

  • Seng
  • Fosfor
  • Kalium
  • Zat besi
  • Mangan
  • Natrium
  • Tembaga
  • Selenium
  • Magnesium

Jika kita melihat dari begitu banyaknya kandungan yang terdapat pada jeruk lemon, maka tidak heran jika buah lemon memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan salah satunya adalah untuk kesehatan jantung.

Manfaat Jeruk Lemon Untuk Kesehatan Jantung

Berikut ini kami akan merangkum beberapa manfaat yang diberikan oleh jeruk lemon untuk kesehatan jantung:

1. Membantu menurunkan kadar kolestrol

Buah jeruk lemon memiliki kandungan vitamin C yang sangt tinggi. Vitamin C yang terdapat pada jeruk lemon sangat ampuh untuk membantu menurunkan kadar kolesterol tinggi dan tetap akan menjaga kolesterol tidak jahat di dalam tubuh.

Adanya kadar kolesterol jahat yang tinggi di dalam tubuh menjadi salah satu faktor yang dapat menyebabkan banyak masalah untuk kesehatan dan salah satunya adalah menjadi salah satu faktor penyebab serangan jantung.

Jika kadar kolestrol jahat terus berada di dalam darah, maka kadar kolestrol tersebut akan terakumulasi di dalam dinding pembuluh darah sehingga menyebabkan plak kolestrol. Dengan begitu, arteri akan mengeras dan dapat meningkatkan resiko serangan jantung dan stroke.

2. Memiliki sifat kardioprotektif

Jeruk lemon bisa tertidak sebagai kardioprotektif, dengan begitu kandungan antioksidan dan anti-inflamasi yang terdapat di dalam jeruk lemon dapat melindungi jantung dan juga meningkatkan fungsi jantung.

Jeruk lemon juga akan membantu untuk mencegah hipertrofi jantung, dimana kondisi merupakan otot jantung mengeras sehingga akan mengurangi ukuran bilik pada jantung.

3. Membantu mencegah penggumpalan darah

Selain untuk menurunkan kadar kolestrol, kandungan vitamin C yang terdapat pada jeruk lemon juga dapat membantu untuk mencegah adanya penggumpalan di dalam pembuluh darah.

Ketika ada pembekuan atau gumpalan darah, maka aliran darah akan terhambat dan aliran darah akan berkurang. Kondisi ini dapat menyebabkan serangan jantung, stroke dan meningkatkanya emboli paru.

4. Membantu menurunkan tekanan darah tinggi

Dengan mengkonsumsi jus jeruk lemon secara rutin akan membantu Anda untuk menjaga pembuluh darah agar tetap lentur sehingga akan terbebas dari penumpukan kolestrol.

Manfaat ini bisa Anda dapatkan, karena di dalam jus jeruk lemon terdapat kandungan potasium, dimana kandungan tersebut sangat bermanfaat untuk mengatur ritme detak jantung.

Sedangkan untuk kandungan magnesium yang terdapat di dalam buah jeruk lemon juga sangat bermanfaat untuk membantu mengatur ritme jantung.  Ketika pembuluh dah terus dibiarkan menyempit yang disebabkan oleh adanya penumpukan plak, maka aliran darah akan terhambat sehingga memaksa jantung untuk bekerja lebih keras lagi. Pada akhirnya, kondisi ini dapat menyebabkan darah tinggi.

Itulah penjelasan tentang manfaat jeruk lemon untuk kesehatan jantung, semoga bermanfaat dan sampai berjumpa di artikel kesehatan yang lainya.

Pos:
Berita Herbal Indonesia

Artikel terkait:

 

Manfaat Kacang Hijau Untuk Kesehatan Jantung

Manfaat Kacang Hijau Untuk Kesehatan Jantung

Manfaat kacang hijau untuk kesehatan jantung – Ada banyak sekali makanan yang memiliki manfaat untuk kesehatan. Diantaranya adalah sayuran, Buah-buahan, dan juga kacang-kacangan. Makanan-makanan tersebut memiliki manfaat untuk kesehatan. Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas salah satu diantara ketiga makanan tersebut, yaitu manfaat kacang hijau.

Kacang hijau dikenal sebagai makanan kacang-kancangan yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, diantara manfaat kacang hijau untuk kesehatan adalah untuk meningkatkan kesuburan, kesehatan jantung, kesehatan usus, dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Tetapi pada saat ini kami akan membahas manfaat kacang hijau untuk kesehatan jantung. Mari kita simak penjelasanya dibawah ini.

Menjaga Kesehatan Jantung

Jantung merupakan salah satu organ tubuh yang begitu penting. Oleh karena itu, menjaga Kesehatan dan kondisi jantung adalah yang wajib Anda lakukan. Hal ini bertujuan agar jantung Anda dapat berfungsi dengan optimal.

Salah satu cara untuk menjaga kesehatan jantung adalah dengan menjaga pola makanan yang sehat. Karena makanan yang Anda konsumsi sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan jantung. Menjaga pola makan yang sehat akan berdampak baik untuk kesehatan jantung Anda. Begitupun Sebaliknya, jika Anda hidup dengan pla makanan yang tidak sehat akan berdampak terhadap kesehatan jantung Anda.

Manfaat kacang hijau untuk kesehatan jantung

Banyak sekali orang yang menyukai rebusan kacang hijau, selain rasanya yang enak, ternyata rebusan kacang hijau juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli mengungkapkan bahwa, di dalam rebusan kacang hijau memiliki nutrisi yang sangat lengkap.

Dengan nutrisi yang sangat lengkap tersebut, rebusan kacang hijau dipercaya memberikan manfaat untuk kesehatan, salah satunya adalah untuk kesehatan jantung.

Kacang hijau memiliki kandungan flavonoid yang sangat tinggi, dengan begitu kacang hijau dipercaya dapat mengurangi resiko penyakit jantung. flavonoid merupakan kandungan antioksidan polifenol yang sering ditemukan pada buah-buahan.

Sifat antioksidan di dalam flavonoid memiliki sifat anti-inflamasi khusus. Dengan sebuah tes dengan kandungan flavonoid yang tinggi menghasilkan anti-trombotik sehingga dapat mencegah terjadinya pembekuan darah di vena dan juga arteri.

Penyakit-penyakit seperti serangan jantung, jantung koroner dan stroke merupakan penyakit yang penyebab utamanya adalah adanya aktivitas trombotik dan pada akhirnya akan menimbulkan plak dan menyebabkan penyumbatan pembuluh darah pada jantung.

Dengan mengkonsumsi kacang hijau, maka tubuh Anda akan terisi dengan asupan flavonoid, dimana kandungan tersebut dapat membantu untuk mencegah penyumbatan darah yang disebabkan timbulnya plak pada pembuluh darah. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari beberapa kondisi seperti yang telah disebutkan diatas.

Kandungan Nutrisi Kacang Hijau

Selain kandungan-kandungan nutrisi yang telah disebutkan diatas, kacang hijau juga memiliki kandungan nutrisi yang lainya. Berikut ini adalah beberapa kandungan nutrisi yang terdapat pada kacang hijau:

  • protein 24 g
  • Natrium 15 mg
  • Kalium 1.246 mg
  • Serat pangan 16 g
  • Vitamin A
  • Vitamin B12
  • Vitamin D
  • Vitamin B6
  • Vitamin C
  • Zat besi
  • Magnesium

Itulah penjelasan tentang manfaat kacang hijau untuk kesehatan jantung, jangan lupa share jika artikel ini bermnafaat Silahkan tinggalkan komentar jika Ada yang ditanyakan.

Pos by:
Berita Herbal Indonesia

Artikel terkait:

5 Manfaat Air Kelapa Hijau Untuk Kesehatan Jantung

5 Manfaat Air Kelapa Hijau Untuk Kesehatan Jantung

Manfaat air kelapa hijau untuk kesehatan jantung – Pohon kelapa atau yang bernama latin Cocos Nucifera ini merupakan tanaman yang sudah tidak asing lagi bagi dikalangan masyarakat Indonesia. Tumbuhan kelapa merupakan tumbuhan yang berasal asli daerah dari melayu dan masuk ke Indonesia sekitar pada abad kesatu.

Jika kita membicarakan tanaman kelapa, yang pertama kali kita bicarakan pasti tentang mafnaat dari air kelapa hijau. Tanaman kelapa ternyata memiliki sejuta manfaat untuk kesehatan, tida hanya buahnya saja, ternyata tanaman ini memiliki manfaat untuk kesehatan dari akar hingga pucuk daunnya.

Maka tidak heran jika tanaman kelapa ini dijuluki sebagai tanaman sejuta manfaat untuk kesehatan. Selain itu, tanaman kelapa ini juga hampir bisa Anda temui di seluruh Indonesia. Jadi Anda tidak perlu sulit untuk dapat menikmati kenikmatan dan manfaat dari buah kelapa ini.

Kandungan Nutrisi Kelapa Hijau

Saat ini kita akan membahas tentang kandungan nutrisi buah kelapa hijau. Jenis kelapa hijau merupakan tanaman jenis kelapa yang memiliki harga lebih mahal jika dibandingkan dengan yang lainya.

Air kelapa memiliki kandungan zat tumbuh atau yang bisa disebut dengan sitokinin. Selain itu juga, ternyata air kelapa juga memiliki beberapa kandungan vitamin diantaranya seperti vitamin E, vitamin C, dan vitamin B kompleks.

Kandungan-kandungan Zat yang lainya seperti protein, mineral, dan karbohidrat juga terdapat di dalam air kelapa hijau. Untuk secara rebih rinci dari kandungan mineral di dalam kelapa hijau diantaranya seperti:

  • Zat besi
  • Kalsium
  • Fosfor
  • Magnesium
  • Natrium
  • Kalium
  • Tembaga
  • Seng
  • Mangan
  • Elektrolit
  • Selenium

Lalu apa manfaat air kelapa hijau untuk keseatan jantung? Tentunya Anda pasti sudah tahu bahwa jantung merupakan salah satu organ yang sangat penting di tubuh Anda. Simak penjelasannya dibawah ini.

Manfaat Kelapa Hijau Untuk Kesehatan Jantung

Sekarang kita sudah mengetahui apa saja kandungan yang terdapat pada air kepala hijau. Kini sudah saatnya kita melanjutkan ke pembahasan inti, Berikut ini adalah beberapa manfaat air kelapa hijau untuk kesehatan jantung:

1. Membantu mencegah penyakit jantung

Mungkin penyakit-penyakit yang berbahaya diantaranya seperti, penyakit jantung tersembat, gagal jantung, seragngan jantung dan juga jenis penyakit jantung yang lainya dapat menyerang Anda kapan saja. Untuk mencegah hal tersebut salah satunya adalah dengan meminum air kelapa dan olahraga secara teratur.

2. Mengendalikan kadar kolestrol

Air kelapa hijau dipercaya dapat mengendalikan atau menurunkan kadar kolestrol di dalam tubuh Anda. Dengan begitu, maka penyumbatan pembuluh darah yang menjadi penyebab penyakit jantung akan tehindari.

3. Memaksimalkan kinerja jantung

Kandungan mineral yang terdapat pada air kepala hijau dapat membantu Anda untuk membuat otot jantung agar tetap rileks. Dengan rileksnya otot yang berada pada jantung dapat membantu jantung untuk bekerja lebih maksimal.

4. Mengontrol hipertensi dan gula darah

Selain memaksimalkan kinerja jantung, mengkonsumsi air kelapa hijau juga dipercaya dapat membantu untuk menurunkan hipertensi, hal ini dikarenakan di dalam air kelapa hijau terdapat kandungan elektrolit.  Mengkonsumsi air kelapa juga dapat membantu untuk menurunkan kadar gula yang ada di dalam darah, kedua jenis penyakit ini sangat berkaitan dengan penyakit jantung.

5. Menjaga kesehatan jantung

Kandungan elektrolit, magnesium dan juga kalium dipercaya dapat membantu untuk mengobati berbagai keluhan penyakit jantung dapat membantu jantung agar lebih sehat. Dan mengkonsumsi air kelapa juga dapat membantu Anda untuk memulihkan stamina pasca sakit.

Itulah penjelasan tentang manfaat air kelapa hijau untuk kesehatan jantung, jangan lupa untuk membagikan artikel ini ke sosial media. Silahkan tulis di komentar jika ada pertanyaan.

Di tulis oleh:

Berita Herbal Indonesia

Baca Juga: