Jangan Abaikan, 5 Dampak Stress Terhadap Otak

Jangan Abaikan, 5 Dampak Stress Terhadap Otak

Stress menjadi salah satu masalah yang sering di hadapai setiap orang. Jika kondisi ini terus membayangi bahkan tidak kunjung menghilang tentunya akan sangat mengganggu Anda.

Stress bisa terjadi di lingkungan keluarga, pekerjaan ataupun mungkin sekolah, karena masalah kesehatan, keuangan ataupun dan interpersonal.

Dan pada saat kita menghadapi ancaman bahkan masalah, tubuh dan pikiran akan ikut bereaksi antara keduanya berusaha untuk menghadapi masalah tersebut ataupun berusaha menghindari masalah.

Otak menjadi salah satu organ yang paling rentan terpengaruh secara langsung akibat stress yang terus terjadi. Para peneliti telah mengungkapkan stress menghasilkan efek negatif pada otak.

Nah, inilah dampak buruk pada otak akibat stress yang terjadi :

  • Berdampak Pada Memori Atau Daya Ingat.

Stress yang terus menerus akan berpengaruh pada lemahnya daya ingat Anda. Terjadi karena ujung saraf yang lebih tua merasakan kesulitan untuk berhubungan dengan sel-sel otak yang baru.

Stress sering terjadi akan dapat mempersulit otak dalam mengirimkan informasi, sehingga mengakibatkan kehilangan ingatan dalam jangka pendek. Yang mana akan menyebabkan timbul masalah seperti alzheimer dan dimensia.

  • Stress Bisa Membuat Saraf Terjepit.

Stress bisa mengurangi sirkulasi darah di otak secara drastis, sehingga dapat meningkatkan resiko menderita stroke. Saraf pembuluh darah akan mulai mengalami penyusutan atau terjepit secara bersamaan.

Dan jika kondisi ini terjadi, maka akan menghalangi pasokan darah, nutrisi serta oksigen ke otak serta menghambat kemampuan otak untuk menyembuhkan dirinya sendiri lebih cepat.

  • Stress Mengubah Struktur Otak.

Hasil para peneliti dari University of California – Berkeley mengungkapkan bahwa stres kronis juga dapat menyebabkan perubahan struktur dan fungsi otak.

Kelebihan produksi myelin karena stres yang kronis tidak hanya mengakibatkan perubahan otak dalam jangka waktu pendek tetapi juga dapat menyebabkan perubahan dalam struktur otak.

  • Penyusutan Ukuran Otak.

Stress berkepanjangan akan dapat mengakibatkan komposisi otak hilang, sehingga membuat daerah hippocampus (yang mempengaruhi memori, emosi, dan belajar) mengalami penyusutan.

Kondisi ini terjadi akibat trauma atau kekerasan. Penyusutan ini dapat menimbulkan kesulitan untuk mengingat sesuatu dan sulit berkonsentrasi, mengganggu keterampilan motorik dan kesulitan merencanakan sesuatu.

  • Stress Membunuh Sel Di Otak.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Rosalind Franklin University of Medicine and Science, para peneliti menemukan bahwa stres karena masalah sosial bisa membunuh neuron baru di hippocampus (yang mempengaruhi memori, emosi, dan belajar) otak.

Adapun cara untuk menghindari stres adalah dengan menghindari hal-hal yang membuat Anda tegang dan tertekan. Mulai kontrol dan kendailkan diri dan yakin Anda bisa melakukan dan melalui setiap masalah yang dihadapi.

Semoga informasi dari kami bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Terima kasih

Post by Berita Herbal Indonesia

Jangan Abaikan, 5 Dampak Stress Terhadap Otak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *